Membawa Motor Dalam Bus

Membawa motor di dalam bus ? Sebentar lagi impian itu akan terwujud. Maksudnya bukan mengendarai motor dalam bus, tetapi membawa motor dengan armada bus selama bepergian. Kalau selama ini barang-barang yang diperbolehkan dibawa dalam bus adalah tas, koper dan barang bawaan lainnya, sekarang kita bisa membawa membawa motor kita untuk turut serta dalam perjalanan naik bus.
Melihat adanya peluang tersebut, PT. Motobus Trans Nusantara (MTN) akan menawarkan bentuk transportasi unik bagi Anda yang gemar membawa motor, namun tidak ingin melewati perjalanan panjang.

Pada 27 Oktober 2017 mendatang, MTN berencana untuk melakukan perjalanan perdana bus tingkat Motobus yang dapat mengangkut penumpang sekaligus dengan sepeda motor.

“Bus ini memiliki kapasitas penumpang hingga 50 orang yang berada di lantai 2, sedangkan untuk motor ditempatkan di lantai 1 dengan kapasitas 10 unit,” ungkap Wulan, bagian Ticketing Motobus, saat dihubungi oleh Liputan6.com.

Motobus direncakan akan memiliki dua waktu keberangkatan, yaitu jam 5 pagi dengan estimasi sampai di Bandung jam 8 pagi. Dan keberangkatan kedua pada jam 2 siang, dengan estimasi sampai jam 7 malam.

“Khusus yang membawa sepeda motor, harus tiba 2 jam sebelum keberangkatan. Karena motor akan dikosongkan terlebih dahulu bahan bakarnya, lalu dikemas,” ungkap Wulan.

Namun tidak semua jenis motor dapat dibawa oleh Motobus. Motor yang bisa dibawa berjenis bebek atau skutik, memiliki standar dua, dan kapasitas mesinnya maksimal 150 cc.

Untuk biayanya sendiri, untuk pengiriman motor saja akan dikenakan biaya sebesar Rp 249.000. Namun, jika memesan tiket untuk motor bersama penumpang akan lebih terjangkau, untuk satu motor dan satu penumpang dikenakan biaya Rp 228.000.